-->
Logo SMAN 1 Petak Malai

Jurnalistik Siswa

SMAN 1 Petak Malai

"Belajar di Desa, Berkarya untuk Dunia"

Rabu, 29 April 2026

Hujan, Panggung, dan Persahabatan di FLS3N Katingan Tengah

| Rabu, 29 April 2026

Hujan deras yang tiba-tiba mengguyur halaman SMAN 1 Katingan Tengah tak mampu meredupkan semangat para peserta Festival Lomba Seni dan Sastra Nasional (FLS3N), Selasa (14/4/2026). Di tengah langit yang berubah muram, justru lahir cerita hangat tentang keteguhan dan persahabatan.

FLS3N Katingan

Sejak pagi, suasana sekolah sudah dipenuhi wajah-wajah penuh harap. Siswa-siswi dari berbagai sekolah datang membawa perlengkapan lomba, mimpi, dan hasil latihan berminggu-minggu. Sinar matahari pagi sempat menyapa hangat, seakan memberi restu bagi setiap langkah yang akan mereka tampilkan di atas panggung.

Beragam penampilan tersaji memukau. Mulai dari vokal solo yang merdu hingga tari tradisional yang anggun. Setiap peserta menunjukkan ciri khasnya masing-masing, menghadirkan karya terbaik yang lahir dari proses panjang dan latihan yang tidak singkat.

Namun, di tengah jalannya acara, langit cerah perlahan berubah. Awan gelap berkumpul, disusul hujan deras yang turun tanpa kompromi. Panggung sempat terhenti. Para peserta berlarian mencari tempat berteduh, sementara panitia menghentikan kegiatan untuk sementara waktu.

Sesaat suasana terasa hening. Namun tak lama, kehangatan justru tumbuh di antara mereka. Tidak tampak raut kecewa. Yang terlihat hanyalah senyum, canda, dan semangat yang tetap menyala. Para peserta saling berbagi cerita, bertukar pengalaman, hingga tanpa disadari menjalin persahabatan baru.

“Kami tidak hanya membawa pulang pengalaman dan ilmu baru, tetapi juga persahabatan yang terjalin erat,” ujar salah satu peserta dengan wajah penuh kebahagiaan.

Ketika hujan mereda dan matahari kembali menyinari, semangat itu tak pernah benar-benar padam. Acara pun dilanjutkan hingga penutupan. Malam itu, yang tersisa bukanlah lelah atau kecewa, melainkan rasa bangga dan syukur.

FLS3N bukan sekadar ajang mencari juara. Lebih dari itu, ia adalah ruang bagi siswa untuk belajar tentang proses, keteguhan, dan arti kebersamaan. Di balik panggung dan gemuruh tepuk tangan, tersimpan cerita-cerita kecil yang kelak akan selalu dikenang.

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar